Kunjungan ke 2 UPK Petra ke Desa Kedungmaling

30 Januari 2024
EDY PRABOWO
Dibaca 221 Kali
Kunjungan ke 2 UPK Petra ke Desa Kedungmaling

Setelah sekitar sebulan yang lalu mengunjungi Desa Kedungmaling melalui LPPN yang dipimpin oleh Bpk. Drs. Poedi Sunarjo Wartono, pada hari Senin (29/01/2024) UPK Petra Surabaya telah tunaikan janjinya untuk kembali mengunjungi TPS3R dan Kampung Anggur Majapahit dengan Tim yang lebih lengkap.

Jajaran dosen yang hadir pada kesempatan tersebut adalah dari Program Studi Desain Komunikasi Visual yang terdiri dari Ryan Pratama Sutanto, S.Sn, M.Med.Kom; Cindy Muljosumarto, S.Sn, M.Des; Ani Wijayanti Suhartono, S.Sn, M.Med.Kom; dan Mendy Hosana Malkisedek, S.Sn. M.Ds dan dosen Program Studi Teknik Mesin, Ivan Christian Hernando, ST, MT, CSWP.

Maksud dari kunjungan dimaksud adalah untuk melihat potensi yang dipunyai Desa Kedungmaling khususnya destinasi wisata Kampung Anggur yang sudah dirintis untuk selanjutnya dibantu dalam hal digital branding dengan kemasan yang menarik sehingga hanya melihat visualisasinya di dunia maya orang akan tertarik untuk mengunjungi.

“Hasil dari kunjungan dan survey ini akan kami coba ramu untuk visual branding Kampung Anggur Majapahit, yang nantinya dapat mendukung branding Desa Kedungmaling" kata Cindy menjelaskan.

Obyek lain yang dikunjungi UK Petra adalah TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) yang merupakan bagian dari upaya Pemdes Kedungmaling menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan asri serta menjadikan lokasi TPS3R itu sendiri menjadi kawasan ekonomi terpadu tanpa kesan kumuh walaupun dijadikan tempat pengelolaan sampah.

Yang berbeda di lokasi TPS3R dibanding kunjungan LPPM UK Petra terdahulu adalah rencana penanaman tanaman produktif dan peternakan yang telah direalisasikan oleh Pemdes Kedungmaling. Pohon durian dan kelengkeng serta kandang pertenakan maggot telah berdiri dilokasi tersebut, sedangkan masalah penanganan residu berupa mesin pembakaran sampah yang ramah lingkungan sampai saat ini belum mendapat jalan keluar.

“Apakah UK Petra dapat membantu memberikan bantuan berupa mesin pembakar sampah untuk TPS3R Kedungmaling atau tidak, akan kami bicarakan dulu dengan Tim dan Pimpinan dulu Pak” jawaban Ivan ketika Edy Kades Kedungmaling mengajukan permohonan.

“Kami berterimakasih dan merasa tersanjung atas kunjungan UK Petra Surabaya ke Desa Kedungmaling. Kami telah mencoba melakukan sesuatu yang kami bisa dari ide dan usulan masyarakat, tapi kami juga akan bingung bila ditanya konsep besarnya seperti apa. Oleh karena itu kami sangat berharap kerjasama, dukungan dan bimbingan dari akademisi dan bila harus ada yang dipersiapkan sebagai syarat kerjasama antara Desa dan UK Petra, kami siap penuhi” ujar Edy sebagi penutup acara kunjungan. (ed).